Privasi Etalase Riset
Halaman ini khusus soal Etalase Riset — jual beli produk riset. Kebijakan privasi Risos AI secara menyeluruh ada di halaman Kebijakan Privasi; yang di sini melengkapinya, tidak menggantikannya.
1. Kalau kamu membeli
Yang kami simpan saat kamu membeli sebuah produk:
- Identitas akun — nama tampilan dan email dari cara kamu masuk (WhatsApp, Telegram, atau Google). Risos tidak punya kata sandi sama sekali, jadi tidak ada kata sandi yang kami simpan.
- Catatan transaksi — nomor referensi pembayaran, nominal, waktu, dan produk apa yang kamu beli. Detail alat bayarmu (nomor kartu, rekening, akun e-wallet) tidak pernah masuk sistem kami; itu diproses mitra pembayaran, dan kami hanya menerima status "lunas" beserta nomor referensinya.
- Aktivitas di etalase — produk yang tampil, kamu klik, dan kamu buka. Dipakai untuk merapikan rekomendasi dan mengukur apakah sebuah produk benar berguna.
- Pembukaan materi — bagian mana yang sudah kamu buka dan kapan. Dipakai untuk dua hal saja: menghitung royalti kontributor pada produk langganan, dan menilai permintaan pengembalian dana. Isi pekerjaanmu tidak dibaca untuk keperluan ini.
- Watermark — nama tampilan dan emailmu tercetak samar di halaman materi yang kamu buka. Itu pengaman kebocoran isi, dan konsekuensinya: kalau kamu meneruskan materinya, jejaknya menunjuk ke akunmu.
2. Kalau kamu menjual
- Yang tampil publik: nama tampilanmu, produkmu, deskripsi, harga, dan statistik ringkas produk.
- Isi produk yang kamu unggah kami simpan dan periksa sebelum tayang. Pemeriksaan otomatis mengirim teks produk ke penyedia model AI mitra kami untuk dinilai kualitas dan kepatuhannya. Mitra tersebut terikat perjanjian untuk tidak memakai isi itu melatih model mereka.
- Catatan pendapatan — nilai kotor, biaya pihak ketiga, komisi, dan bersihnya per transaksi.
- Data pencairan (KYC & pajak) — hanya diminta saat kamu meminta pencairan ke rekening bank, karena kami wajib memotong dan melaporkan pajak. Kalau kamu mencairkan ke Saldo Risos, data ini tidak diminta.
3. Siapa bisa melihat apa
| Pihak | Bisa melihat | Tidak bisa melihat |
|---|---|---|
| Pengunjung umum | Judul, deskripsi, harga, nama tampilan kontributor, statistik ringkas | Isi produk, identitas pembeli, nomor akun siapa pun |
| Kontributor | Jumlah penjualan, nominal, waktu, dan produk mana yang laku | Identitas pembelinya — nama, email, maupun nomor akun tidak ditampilkan ke kontributor |
| Pembeli | Isi produk yang dibeli, nama tampilan kontributor | Data pembeli lain, kontak pribadi kontributor |
| Tim Risos | Data transaksi & tiket, seperlunya untuk menyelesaikan masalah dan memenuhi kewajiban pembukuan | Akses tanpa alasan — tiap penanganan meninggalkan jejak audit |
Nomor akun (account_id) tidak pernah ditampilkan publik. Halaman produk, daftar etalase, dan hasil pencarian selalu membuang kolom itu sebelum data dikirim ke browser — termasuk nomor akun kontributornya sendiri.
4. Kewajiban kontributor: anonimkan dulu
Kalau produkmu memuat data orang — transkrip wawancara, jawaban kuesioner, catatan lapangan, data spasial — kamu wajib menyamarkannya sebelum diunggah:
- Hapus atau ganti nama, nomor telepon, email, alamat, nama sekolah/kantor, dan nomor identitas.
- Hati-hati dengan kombinasi yang menunjuk orang tertentu meski namanya sudah dihapus (jabatan + lokasi + umur, misalnya).
- Kabur-kan titik koordinat yang bisa menunjuk rumah seseorang.
- Pastikan penyebaran ulang data itu tidak melanggar persetujuan yang kamu minta ke responden dan izin etik penelitianmu.
Untuk kategori berisiko — dataset, data geospasial, instrumen, laporan, dan tinjauan pustaka — kamu harus mengisi pernyataan sumber data dan anonimisasi sebelum produk bisa tayang. Pernyataan itu mengikat.
Ini kewajiban hukum, bukan formalitas. UU Perlindungan Data Pribadi No. 27/2022 menempatkan tanggung jawab pada pihak yang mengumpulkan dan menyebarkan data. Menemukan data pribadi yang belum tersamarkan? Laporkan di sini — produk langsung diperiksa.
5. Di mana datanya disimpan
Peladen (server) dan basis data Risos AI berada di Singapura. Kami menyebutkannya terang-terangan supaya kamu bisa menilai sendiri sebelum mengunggah data penelitian.
- PT Riset Sinergi Sosial adalah Penyelenggara Sistem Elektronik lingkup privat. PP No. 71/2019 Pasal 21 memperbolehkan penyelenggara lingkup privat menempatkan sistem dan datanya di luar wilayah Indonesia.
- UU PDP No. 27/2022 Pasal 56 mengizinkan pengiriman data pribadi ke luar negeri bila negara tujuan punya tingkat perlindungan yang setara. Singapura memiliki Personal Data Protection Act 2012.
- Sambungan ke Risos memakai enkripsi TLS, dan basis data hanya bisa diakses dari jaringan internal peladen.
- Kami tidak memasang pelacak iklan pihak ketiga di etalase.
6. Berapa lama disimpan
- Catatan transaksi dan pendapatan disimpan selama masih dibutuhkan untuk pembukuan dan kewajiban perpajakan, meski akun sudah ditutup. Ini kewajiban hukum yang tidak bisa kami hapus atas permintaan.
- Hak akses produk disimpan selama akunmu ada — itu bukti kepemilikanmu atas apa yang sudah dibayar.
- Aktivitas etalase dan pembukaan materi disimpan dalam bentuk ringkas untuk keperluan royalti dan statistik.
- Tiket laporan dan dukungan disimpan selama kasusnya masih bisa ditinjau ulang.
7. Hakmu atas datamu
Sesuai UU PDP No. 27/2022, kamu berhak meminta salinan datamu, meminta perbaikan bila ada yang keliru, dan meminta penghapusan sepanjang tidak bertabrakan dengan kewajiban pembukuan di bagian 6.
- Permintaan penghapusan akun: lihat halaman Penghapusan Data.
- Pertanyaan atau keberatan soal data di etalase: info@risos.id, dijawab dalam 7 hari kerja.
- Kalau produk yang kamu beli ditarik atau dananya dikembalikan, riwayat transaksinya tetap tersimpan — yang berubah hanyalah hak aksesmu.
Kebijakan lain di Etalase Riset
Dikelola PT Riset Sinergi Sosial. Kalau ada bagian yang belum jelas, tanyakan dulu sebelum membeli — kami jawab lewat email atau WhatsApp resmi.